Kota Jambi-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed., melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi dengan agenda salah satunya, peresmian gedung Baru SMK Muhammadiyah Kota jambi pada hari kamis 24/7/25, Di sambut Aksi oleh DPP LSM SPEAK Jambi.
DPP LSM suara pemuda jambi (SPEAK-JAMBi) melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu kantor Dinas pendidikan Provinsi jambi, terkait Alokasi dana khusus (DAK) tahun 2024 pada SMK Muhammadiyah Kota Jambi yang menelan anggaran begitu pantastis, total nilainya yang menghabiskan 7 Milyar lebih.
“Aksi ini kembali dilakukan, untuk menyikapi terkait tidak adanya transparansi anggaran (DAK) tahun 2024 oleh Dinas pendidikan Provinsi jambi khususnya pada SMK Muhammadiyah Kota Jambi yang telah di suratin oleh LSM SPEAK Jambi,”.Kata Ismail.
Seperti yang di sampaikan Ismail Ketua Suara Pemuda Jambi menyampaikan dalam orasinnya, “bahwa banyaknya kejagalan, dan minim informasi terkait anggaran DAK tahun 2024 yang di Kelolah oleh Dinas Pendidikan Provinsi jambi,”.
Ismail juga mengatakan” DAK yang di berikan kepada SMK Muhammadiyah Kota Jambi di kerjakan secara swakelola yang mana tim pelaksana kegiatan swakelola diduga, guru dan kepala sekolah sebagai ketua Tim, pelaksana yang tidak memiliki kompetesnsi/Kualifikasi yang tidak dapat bertanggung jawab, untuk melaksakan pekerjaan gedung SMK Muhammadiyah Kota Jambi tersebut,”.
lanjut Ismail “kondisi bangunan di SMK Muhammadiyah Kota Jambi Sangat memprihatinkan, bangunan yang menelan Anggaran Miliaran ini, sudah mengalami ke rusakan, ini terjadi, kita duga, disebabkan selaku pelaksana, tidak memiliki kompetesnsi teknis sehingga menghasilkan bangunan yg terkesan tidak sesuai, hingga, Permasalahan ini berisiko tidak dapat memenuhi umur rencana bangunan”.
terkait aksi ini, LSM suara pemuda Jambi di sambung oleh salah satu staf Dinas pendidikan Provinsi jambi. Dia menjelaskan memang banyak anggaran DAK Pada SMK Muhammadiyah Kota jambi tahun 2024 . Tapi saya tidak bisa menjelaskan terkait itu nanti kita sampaikan kepada pimpinan . Nanti langsung di info kan untuk duduk bersama dan di jelaskan. Terang salah satu staf tersebut.
(Red)








































Discussion about this post